Penyakit Tugel Gulu Diduga Akibat Pemberian Takaran Pupuk Berlebih

Rembang, ISKNEWS.COM - Kuantitas hasil produksi lahan pertanian di Desa Punjulharjo, Kecamatan kota Rembang, memburuk. Hal tersebut disebabkan serangan hama penyakit busung leher atau yang kerap disebut warga sebagai penyakit tugel gulu yang mulai membuat petani merugi.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Suratmin mengatakan, kondisi tersebut diduga akibat curah hujan yang meningkat belakangan ini, sehingga para petani ini nekad memberi takaran pupuk urea berlebih. Sebenarnya itu tidak dianjurkan, dan justru akibatnya kan seperti ini terkena busung leher.

 Salah satu daerah pertanian di wilayah Rembang (Rendy/ISKNEWS.COM)


“Harusnya petani juga bisa menerapkan sistem pertanian dengan pemupukan berimbang, sehingga tanaman lebih baik. Jangan melulu urea saja, ada NPK juga. Karena unsur kalium itu bisa memperkuat batang. Kalau yang sudah kena kaya gini, solusinya ya pestisida,” terangnya

Meski saat ini penyakit tugel gulu hanya menyerang pertanian di satu wilayah Desa saja. Namun kondisi serupa dikhawatirkan akan meluar dibeberapa daerah.

“Semoga saja tidak ada daerah lain yang terkena busung leher ini, sehingga jumlah panen tetap terjaga.” pungkasnya.

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang menargetkan, bulan Maret 2018 ini ada seluas 5.000 hektare lahan pertanian yang panen. Dengan total produksi gabah diperkirakan mencapai 35.000 ton. (RTW/RM)

No comments

Powered by Blogger.