Selain Rusak, Diduga Banyak Aset Pemkab Berpindah Tempat

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Rembang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, tahun ini menargetkan mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Oleh sebab itu, pemkab segera berbenah kususnya dalam pencatatan aset.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz dalam sambutannya, seusai melantik 137 Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan jabatan baru mengatakan, untuk aparatur yang sudah dipindah jangan sampai membawa aset yang sudah digunakan di kantor sebelumnya. Karena hal tersebut, bisa menyulitkan pencatatan aset dan menjadi kendala dalam mendapat WTP.

"Untuk aparatur yang sudah saya lantik dan mendapat jabatan baru untuk aset yang sudah digunakan tidak perlu dibawa, biarkan aset tersebut berada di kantor karena nanti tim pencatatan akan kesusahan dalam mencatat aset," tuturnya, Jumat (02-02-2018).


Selama ini, aset-aset pemkab selain tidak terurus dengan baik, juga banyak aset yang berpindah tempat. Oleh sebab itu, aparatur diminta kesadarannya untuk tidak membawa aset yang sudah digunakannya.

“Dari dahulu aset hanya didata saja oleh bendahara, sedangkan setelah dicek di lapangan terkadang didata ada, namun barangnya tidak ada, begitupun sebaliknya,” ujarnya.

Lebih lanjut bupati menerangkan, saat ini per Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dibentuk tim khusus untuk menangani aset, dengan adanya tim tersebut persoalan pencatatan aset diharapkan bisa teratasi. Karena nilai atau harga yang berbeda di tiap daerah menjadi salah satu sulitnya pencatatan aset, sehingga diperlukan kecermatan.

"Dalam pencatatan dibutuhkan kecermatan, sehingga ada tim khusus untuk menangani aset per OPD," jelasnya.

Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) harus diraih tahun ini. Pasalnya, predikat tersebut dianggap sebagai salah satu indikator, bahwa pemerintahan berjalan dengan baik dan bersih. (RTW/AM)

No comments

Powered by Blogger.