Sambut HPN, PWI Rembang Tanam 500 Bibit Cemara Laut

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Rembang - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rembang, menggelar kegiatan bakti lingkungan di pinggir Pantai Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Minggu (04-02-2018) pagi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 09 Februari 2018.

Sebelumnya, seluruh anggota PWI mengikuti camping sejak Sabtu (03-02-2018) malam. Keesokan harinya, dilanjutkan dengan menanam bibit cemara laut, hasil kerja sama antara PWI dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang, sebanyak 500 batang di sepanjang bibir Pantai Dasun.

Kepala Desa Dasun, Sujarwo menyampaikan, Dasun termasuk desa pinggiran, tidak punya akses Pantura dan jarang dapat program bantuan pemerintah. Padahal jika mengingat sejarah tempo dulu, Dasun merupakan pusat penggalangan kapal dan pihaknya ingin mengembalikan kejayaan Dasun melalui pariwisata.

"Saya terima kasih atas kepedulian PWI Kabupaten Rembang. Sebelum kegiatan PWI. Kampung kami juga beberapa kali didatangi mahasiswa dari Unes, Undip, UGM yang menggelar program penghijauan dan beberapa sekolah SMA sekitar Lasem, juga sempat turun. Dengan perhatian seperti ini, dapat memacu semangat masyarakatnya untuk bergerak lebih cepat," jelasnya.


Sujarwo mengaku, dikarenakan terkendala akses jalan masuk, potensi wisata bahari dan susur Sungai Dasun, belum bisa dioptimalkan menjadi obyek wisata. Sedangkan untuk Dana Desa (DD), pihaknya belum bisa menggunakannya untuk menata objek wisata karena masih digunakan untuk kepentingan lain.

"Sementara ini, dana desa sekira Rp 700 jutaan per tahun, masih digunakan untuk kepentingan lain dan belum dipakai penataan obyek wisata pantai. Namun nantinya, secara pelan-pelan, kami siap menggarap potensi tersebut,” terangnya.

Salah satu wartawan, Mifta beranggapan, dengan bertambah banyaknya cemara laut melalui kegiatan bakti lingkungan ini. Ia berharap bisa menjadi penahan gelombang alami. Serta kawasan Pantai Dasun, layak dimunculkan sebagai destinasi wisata karena keindahan pantainya, serta banyaknya pohon yang menambah kesejukan.

"Kegiatan semacam ini perlu diaktifkan, karena memiliki misi mulia, menjaga lingkungan pesisir. Apalagi di sepanjang bibir Pantai Dasun, juga terancam abrasi. Padahal kawasan itu sudah cukup rindang, serta layak dimunculkan sebagai destinasi wisata," pungkasnya. (RTW/AM)

No comments

Powered by Blogger.