Mengapung 21 Jam di Lautan Lepas, Dua Nelayan Berhasil Diselamatkan

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Rembang - Dua orang nelayan asal Desa Manggar, Kecamatan Skuke yang sempat hilang, akhirnya dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Setelah terapung selama 21 jam, keduanya ditemukan di perairan masuk wilayah Desa/Kecamatan Bulu Bancar, Tuban, Minggu (04-02-2018) sekitar pukul 11.00 WIB.

Sebelumnya, dua orang nelayan dilaporkan hilang saat mencari ikan kecil di perairan sebelah Utara Pelabuhan Sluke, Sabtu (03-02-2018) malam. Dua orang nelayan tersebut yakni, Syarifuddin (42) warga RT 02/RW 01 dan Sumani (65) warga RT 03/RW 01 Desa Manggar, Kecamatan Sluke, Rembang.

Kepala BPBD Rembang, Purwadi Samsi menjelaskan, kedua nelayan tersebut awalnya berangkat dari pelabuhan Sluke untuk mencari ikan kecil menggunakan perahu cukrik, sejarak 5 mil dari bibir pantai. Mereka berangkat pukul 05.00 WIB dan biasa pulang pukul 09.00 WIB.

Namun, hingga pukul 11.00 WIB keduanya tak kunjung pulang. Sehingga, membuat para nelayan lainnya curiga terjadi sesuatu terhadap perahu yang ditumpangi para korban.


“Nelayan tetangga korban, sempat mencari sampai jam 3 sore dari Sluke sampai perairan Sarang, namun tidak ditemukan. Sehingga lapor pada BPBD pukul 18.30 WIB. Pagi tadi tim kami juga sempat melakukan penyisiran, tapi Alhamdulillah justru sudah ditemukan di Tuban,” terangnya.

Lebih lanjut Purwadi mengatakan, korban berhasil diselamatkan setelah berjuang untuk tetap mengapung selama kurang lebih 21 jam. Mereka mengapung menggunakan kayu kemudi kapal dan diselamatkan oleh nelayan warga dari Tuban yang hendak mencari ikan di Perairan Sarang.

“Sekitar jam 05.00 WIB, saksi mendengar orang minta tolong, saksi mencari dan mendekati arah suara. Kemudian korban ditemukan dalam keadaan selamat mengapung dengan kayu kemudi kapal,” paparnya.

Saksi yang berhasil menyelamatkan, kemudian memberikan pertolongan pertama dengan logistik yang ada. Sesampainya di tepi, kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Bulu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Saksi menolong dengan memberi logistik seadanya berupa air minum dan makanan. Kemudian korban dibawa ke tepi kemudian dirujuk oleh warga ke Puskesmas Bulu,” imbuhnya.

Saat ini, keduanya sudah dirujuk ke RSUD dr Soetrasno Rembang yang sebelumnya mendapat perawatan secara intensif di Puskesmas Bulu, Tuban. Mereka mengalami trauma setelah selama 21 jam terombang-ambing di tengah laut. (RTW/AM)

No comments

Powered by Blogger.