Fokuskan Kota Pusaka Lasem, RTBL Segera Diterbitkan

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Rembang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang tengah menyusun Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) untuk wilayah Kecamatan Lasem. Pengembangan pariwisata di wilayah tersebut, saat ini menjadi prioritas utama demi menjadikan Lasem sebagai Kota Pusaka.

Saat ini master plan Kota Pusaka Lasem sudah dibuat, dan backup melalui anggaran Pemerintah Pusat. Karena dipandang layak untuk dikembangkan sebagai tempat wisata.

Direncanakan Pengembangan akan menyasar di enam titik, seperti Desa Gedongmulyo, Soditan, Karangturi, Babagan, Dorokandang dan Desa Sumbergirang. Namun demikian, masih banyak potensi wisata di wilayah Rembang yang layak dan perlu mendapatkan perhatian dari Pemkab, salah satunya pengembangan daerah Agrowisata Desa Ceriwik, Kecamatan Pancur.

Daerah heritage Lawang Ombo Lasem. (Rendy/ISKNEWS.COM)

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rembang, Abdul Hafidz menerangkan, dipilihnya Lasem sebagai fokus pengembangan wisata, bukan berarti Pemkab Rembang mengabaikan kecamatan atau desa lain yang berpotensi sama. Oleh karena itu pemerintah mendorong pengembangan semua tempat wisata yang ada melalui BUMDes.

"Ini kami sedang menyusun rencana tata bangunan dan lingkungan Kota Pusaka Lasem yang jadi unggulan, kami ini akan membuat Kota Lasem sebagai Kota Pusaka yang sekaligus menjawab skala prioritas," katanya.

Pengembangan luas kawasan Kota Pusaka mencapai puluhan hektare. Dari enam desa, ada berbagai macam segmen wisata yang berbeda diantaranya, kawasan cagar budaya, pusat wisata alam dan agama, kawasan pecinan dan blok Tiongkok kecil dengan luas 25 hektare.

"Ada 60 hektare yang tersebar di enam desa. Di enam desa ada segmen yang berbeda-beda. Di dalamnya meliputi cagar budaya, pusat wisata agama dan kawasan Tiongkok kecil," tambah Bupati.

Diketahui, konsep pembangunan Lasem Kota Pusaka akan ditempatkan di depan Masjid Lasem. Dengan bangunan bertingkat leter L. Sehingga dapat menyisakan ruang yang dapat digunakan untuk pembangunan RTH di kawasan tersebut. (RTW/AM)

No comments

Powered by Blogger.