Desa Masuk Kategori Maju, Kades Dasun Keberatan

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Rembang - Dasun adalah desa di Kecamatan Lasem, Rembang yang merupakan desa kecil, tetapi memiliki keunggulan dalam bidang sejarah. Khusunya di bidang perkapalan yang dahulunya di masa kolonial Belanda dan Jepang, dijadikan sabagai tempat pembuatan kapal.

Selain itu, Dasun juga memiliki hutan mangrove di sepanjang Sungai Dasun yang menawan. Puluhan kapal-kapal nelayan yang berjajar di tambatan perahu di Sungai Dasun, menandakan bahwa desa ini merupakan salah satu desa maritim di Rembang.

Pada 18 Desember 2016 lalu, Desa Dasun telah mendeklarasikan sebagai desa wisata di Kabupaten Rembang dengan nama Wisata Bahari Dasun, berbasis konservasi dan edukasi. Namun demikian, masih banyak yang perlu dibenahi, terlihat dari akses jalan untuk wisata yang buruk maupun jumlah kemiskinan, masih banyak dijumpai di kawasan Dasun.

Kepala Desa Dasun, Sujarwo mengungkapkan, bahwa dirinya keberatan jika desanya masuk kedalam daftar biru atau disebut desa maju. Pasalnya, sampai saat ini pihak desa masih dalam proses pembenahan di segala bidang. Sehingga, menurutnya tidak bisa serta-merta dimasukan dalam desa biru atau maju.


"Di sini masih terdapat kemiskinan ditambah akses wisata juga belum memadahi. Sebenarnya di wilayah Lasem, desa ini masuk dalam daftar biru atau maju. Namun hal itu sangat jauh sekali," ungkapnya.

Saat disinggung mengenai Dana Desa (DD), pihaknya mengaku belum bisa menggunakannya untuk menata obyek wisata. Lantaran, dana desa masih digunakan untuk kepentingan desa yang lain.

"Sementara ini dana desa sekira Rp 700 Jutaan per tahun, masih digunakan untuk kepentingan lain dan belum dipakai penataan objek wisata pantai. Namun nantinya secara pelan-pelan, pihak desa siap menggarap potensi tersebut,” ujarnya.

Sampai saat ini, pihaknya masih berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, supaya bisa memberikan perhatian lebih terutama pada sektor objek wisata. Agar, nantinya bisa menuju desa biru secara utuh.

"Kami memang berupaya menuju kepariwisataan desa, di sini peran dari pemerintah sangat dibutuhkan agar kedepannya desa Dasun ini, bisa menjadi kategori biru atau bisa dibilang desa maju yang seutuhnya," ujarnya.

Diketahui, dalam upaya melestarikan pusaka-pusaka atau heritage yang ada, Desa Dasun dibantu oleh komunitas pelestari pusaka Dasun Heritage Society (DHS). Baik itu pusaka budaya, pusaka alam maupaun pusaka saujana. (RTW/AM)

No comments

Powered by Blogger.