Terbukti Anggota Parpol, 5 Calon PPDP Diganti

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Lima nama yang terbukti anggota parpol dicoret dan langsung diganti personel baru oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rembang. Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari temuan 23 nama calon personel petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) terindikasi anggota parpol sebelumnya.

Sebelumnya, 23 nama calon personel PPDP diindikasikan  terlibat dalam parpol berada di 8 kecamatan meliputi Rembang, Bulu, Sulang Lasem, Pancur, Sluke, Kragan dan Sale. Dari kesemuanya kedapatan seorang bahkan pernah menjadi caleg pada tahun 2014.

Ketua KPUK Rembang Minanus Su'ud pada Selasa (16/01/2018) mengungkapkan pihaknya segera menugaskan PPS wilayah setempat  menemui 23 orang yang disebut Panwaslu Kabupaten Rembang terindikasi anggota parpol. Guna untuk diperiksa dan dibuktikan kebenarannya.



"Pengecekan selama empat hari sampai kemarin. Sudah mencakup seluruh nama yang direkomendasikan Panwaslu Kabupaten Rembang terkait mereka terindikasi anggota parpol," terangnya.

Ia melanjutkan, dari 23 nama yang diklarifikasi oleh PPS, diminta  membuat surat pernyataan yang harus memberikan keterangan secara jujur. Dimana hasilnya diketahui ternyata tak semua sebagai anggota parpol.

"Delapan belas orang menyatakan bukan anggota parpol sedangkan lima orang mengakui," tegasnya.

Sudah pasti lima orang yang terbukti anggota parpol segera diganti sambung Minanus dan hal ini telah dilakukan. Dengan demikian pengisian PPDP sudah tak ada lagi masalah.

"Waktu membuat surat pernyataan dan menyerahkan dibuat berita acara. Dari KPUK Rembang akan mengirim copy -nya ke Panwaslu Kabupaten Rembang, sekaligus memberitahukan pergantian lima calon personel PPDP.

Ditambahkan, 23 nama calon personel PPDP diindikasikan  terlibat dalam parpol berada di 8 kecamatan meliputi Rembang, Bulu, Sulang Lasem, Pancur, Sluke, Kragan dan Sale. Dari kesemuanya kedapatan seorang bahkan pernah menjadi caleg pada tahun 2014.

1.300 personel PPDP akan dilantik tanggal 17 Januari mendatang. Mereka akan bertugas keliling untuk mendata mulai 20 Januari hingga 18 Februari mendatang. Namun sebelumnya, mereka akan menerima bintek terkait tugasnya melakukan coklit data pemilih pada pilkada Gubernur dan Wakil Guberur Jateng 2018. (RTW/YM)

No comments

Powered by Blogger.