Ratusan Ribu Nelayan Cantrang Berangkat, Lakukan Aksi Damai

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Rembang - Ratusan ribu nelayan cantrang menggelar aksi damai di kawasan Tugu Monas, Rabu (17-01-2018). Dalam aksi damai tersebut ratusan ribu nelayan cantrang melakukan istighosah.

Sekretaris Aliansi Nelayan Rembang Dampo Awang Bangkit sekaligus korlap rombongan nelayan cantrang Lestari Priyanto menjelaskan, kabupaten Rembang memberangkatkan 65 bus dengan jumlah nelayan 2.000 orang lebih. Saat tiba di Monas, mereka akan bergabung dengan rekan senasib dan seperjuangan yang terdampak alkap larangan di wilayah lain.

"Selain dari Jawa juga diikuti nelayan asal Sumatera dan pulau lain yang menggunakan alat tangkap ikan golongan dilarang Kementerian Kelautan dan Perikanan," jelasnya.

Ia mengakui, pihaknya menghargai keputusan dari Presiden Jokowi untuk memperbolehkan cantrang melaut hingga dilakukan uji petik oleh pemerintah. Namun keputusan untuk melegalkan cantrang belum bisa dipastikan sehingga para nelayan cantrang tetap merasa belum puas.


"Acara dialihkan ke Tugu Monas, digelar istighosah. Namun dari nelayan peserta aksi belum puas, nelayan akan tetap berjuang hingga ada putusan melegalkan cantrang," cetusnya.

Ia menyebutkan, aksi tersebut dijanjikan akan berjalan secara tertib dan lancar. Sebab, apa yang sejatinya akan disuarakan ternyata telah disetujui sebelum pemberangkatan. Mereka tetap berangkat lantaran telah terlanjur menyewa armada bus dan seluruh persiapan telah total.

“Kita tidak akan menggelar aksi, kita damai. Aksi unjuk rasa yang sebelumnya telah diproyeksikan kita ganti dengan aksi istighosah bersama,” ungkapnya.

Dengan jumlah kapal yang mencapai ribuan secara otomatis akan menyerap ribuan orang tenaga kerja. Jika aktifitas kapal terhenti, akan berdampak juga terhadap bertambahnya jumlah pengangguran dan pastinya ada tambahan jumlah warga miskin yang dikhuatirkan meningkatnya kriminalitas.

"Hal ini mestinya harus diperhatikan, pada saat mereka kehillangan pekerjaan dan tuntutan ekonomi tidak bisa dihindari tentu memungkinkan muncul pikiran pikiran negatif. " tandasnya.

Selain kapal cantrang yang jumlahnya sebanyak 331 unit, di wilayah Rembang terdapat juga 1.430 kapal dogol, 4 kapal payang dan 30 kapal rebon atau ada 1.766 unit kapal yang terdampak Permen kp 71 tahun 2016. (RTW/YM)

No comments

Powered by Blogger.