Program Jumat Bersih Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Rembang - Menjelang penilaian Adipura, dari evaluasi pemantauan Jumat Bersih di wilayah Kota Rembang, kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan mulai meningkat. Semenjak diadakannya kegiatan tersebut, masyarakat sudah mulai berkiprah dan ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Suharso mengatakan, budaya menjaga kebersihan perlu digalakkan, namun jangan sampai hanya dilakukan menjelang penilaian Adipura saja. Kondisi ini perlu dilakukan secara terus-menerus karena ini merupakan komitmen untuk mewujudkan Adipura.

“Dari evaluasi sudah bagus, hanya saja perlu dirutinkan agar masyarakat dapat berkiprah. Kami harapkan masyarakat yang terlibat kebersihan, tinggal membudidayakan kebersihan terus-menerus," ungkapnya, Jumat (26-01-2018).


Selain itu, Suharso juga mengapresiasi keberadaan pedagang di Alun-alun Rembang yang sudah mulai terlibat aktif menjaga kebersihan. Langkah ini perlu disupport terus-menerus, jangan hanya sesaat saja.

Saat disinggung mengenai penghijauan, Suharso mengaku, dalam waktu dekat segera menambah pot-pot penghijauan baru. Puluhan pot penghijauan, rencananya akan dicat warna-warni untuk menambah suasana semarak dan akan ditempatkan titik-titik strategis.

“Untuk penghijauan, Insyaallah segera kami buatkan pot-pot baru kombinasi warna yang semarak dan DLH sudah memesannya, rencananya bulan Februari sudah jadi tinggal menempatkan di titik-titik Jalan Pemuda, Wahidin, Sutomo, Cokro, maupun Jalan Diponegoro," terangnya.

Saat ini, yang menjadi perhatian khusus adalah kebersihan sampah di alur Sungai Karanggeneng yang mengalir di sepanjang Pantai TPI Tasik agung. Pasalnya, kesadaran warga setempat membuang sampah di sungai masih rendah.

Mengingat, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang sudah disediakan letaknya cukup jauh. Sehingga, masyarakat lebih memilih membuang sampah ke sungai, ketimbang ke TPA sampah. (RTW/AM)

No comments

Powered by Blogger.