Datangkan 12 Macam Alat Ukur, Pemkab Jamin Layanan Publik

LINTASREMBANG, ISKNEWS.COM, Lintas Rembang - Dalam upaya untuk melindungi konsumen dari kecurangan alat ukur, termasuk timbangan. Pemerintah Kabupaten Rembang (Pemkab) mendatangkan 12 macam alat pengukur tera guna melindungi konsumen agar mendapatkan hasil penimbangan yang sesuai takaran.

Harapan tersebut sesuai keinginan warga sebagai upaya peningkatan kualitas dan menjamin pelayanan publik sesuai dengan azas-azas umum pemerintahan yang baik dan transparan.

Kasi Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian Dinindakop UKM Styabudi mengatakan, terdapat 14 kriteria alat pengukur timbangan. Namun saat ini baru tersedia 12 alat sehingga masih kurang 2 alat.


"Dari 12 alat yang didatangkan masih ada kekurangan 2 macam alat ukur timbangan, yaitu, bidur untuk jembatan timbang, dan neraca halus. Tapi untuk kekurangannya sudah kita ajukan ke Provinsi," terangnya

Styabudi menjelaskan, dibutuhkan tenaga ahli dalam pengoprasian 12 alat ukur. Dan saat ini Dinindakop sudah memiliki tiga tenaga ahli.

"Kami sudah memiliki tiga tenaga ahli, diantaranya penera ahli satu, penera trampil satu dan pengamat tera satu," jelasnya.

Saat ini Kabupaten Rembang sudah memiliki 6 pasar tertib ukur, yaitu Rembang kota, Lasem, Pamotan, Kragan, Sarang dan Pandangan. Sedangkan 6 pasar lain masih dalam proses pengajuan agar menjadi tertib ukur.

Pada dasarnya Undang-Undang No. 2/1981 telah mengatur tentang Metrologi legal. Ini bertujuan untuk melindungi konsumen dan adanya kejujuran dari pedagang. (RTW/AM)

No comments

Powered by Blogger.