Curah Hujan Tinggi Masyarakat Dihimbau Waspada

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Rembang – Tingginya intensitas hujan dipemulaan tahun 2018 di Kabupaten Rembang, membuat sebagian wilayahnya dirundung sejumlah bencana diantaranya banjir dan tanah longsor.

Sebelumnya, pada Senin (08-01-2018) lalu, sebuah pohon besar disekitar pemakaman umum Desa Dresi Kulon, tumbang sekitar jam 13.00 WIB karena sudah rapuh. Akibatnya, tiga sepeda onthel dan sebuah sepeda motor milik para petani yang berada di bawahnya ringsek parah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pramujo mengimbau, masyarakat untuk mewaspadai beberapa hal. Diantaranya, tanah longsor, banjir dan pohon tumbang.


Menurutnya, beberapa titik yang memiliki potensi longsor adalah, kawasan pegunungan dan pemukiman warga yang berada di tepi sungai. Daerah-daerah tersebut, dinilai berpotensi terdampak bencana.

"Untuk masyarakat di Kabupaten Rembang, yang perlu diwaspadai daerah tepi sungai saat terjadinya hujan deras takutnya terjadi longsor, termasuk pemukiman pinggir kali," jelasnya, Senin (22-01-2018).

Tidak hanya itu, selama musim penghujan, di wilayah Kabupaten Rembang juga sudah beberapa kali terjadi bencana tanah longsor, diantaranya di Kecamatan Kragan dan Lasem.

Sementara untuk bencana angin kencang, ia menyebutkan, untuk tanda-tanda yang membuat pohon tumbang yaitu, akar sudah mulai kelihatan, kondisi pohon yang sudah mengalami kemiringan dan sekitar pohon tanahnya lembab.

“Jika melihat kondisi seperti ini, masyarakat perlu segera melakukan tindakan, diantaranya melakukan pemangkasan, daun dan ranting agar tak rapuh terkena angin,” imbaunya. (RTW/AM)

No comments

Powered by Blogger.