Bupati Rembang Ingatkan Progres Penyerapan Anggaran

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Rembang - Menghadapi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 yang mencapai Rp 1,86 triliun. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan di hadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat, Kamis (18-01-2018).

Bupati meminta, supaya jadwal besaran penyerapan anggaran yang sudah dibuat oleh Bagian Administrasi Pembangunan Setda Rembang, agar segera bisa ditepati oleh semua OPD. Mengingat, ketepatan waktu menjadi ukuran tata kelola keuangan Pemkab Rembang bisa dikatakan baik.

“Jadwal yang sudah ada, sudah disampaikan Kabag Pembangunan, untuk itu saya mohon untuk bisa ditepati. Sehingga tata kelola keuangan benar-benar riil, standar dan itu menjadi ukuran tentang ukuran sukses dan tidaknya," tegasnya.

Bupati juga mengingatkan kepada seluruh OPD, agar lebih cepat dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Perencanaan dan kelengkapan dokumennya juga harus segera disiapkan dari triwulan pertama.


Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang, Subakti menambahkan, dalam penyerapan anggaran ada empat tri wulan. Padahal tahun 2017 lalu masih belum sesuai dengan DPA di masing-masing OPD. Pasalnya, masih terjadi penumpukan pencairan pada akhir tahun anggaran.

“Di tahun 2018 dengan pengalaman di tahun 2017 lalu, kami harapkan untuk serapan kegiatan pada tahun 2018 ini diwajibkan untuk mengacu pada tri wulan yang telah ditetapkan pada masing-masing DPA OPD,” bebernya.

Satu contoh yang terkait kegiatan perencanaan, lanjut Subakti, seperti konsultan perencana bisa segera dimulai karena APBD sudah diundangkan dan bisa dilaksanakan. Begitupun, terkait pencairan pembayaran konsultan perencana perlu dikaji. Kegiatan- kegiatan yang dimungkinkan untuk diproses dalam tri wulan pertama agar segera dimulai agar sesuai jadwal.

"Triwulan kedua April, Mei dan Juni, kami berharap paling lambat bulan Mei kegiatan sudah berjalan. Jangan sampai Juni baru berjalan karena disini tri wulan 2 April semua kegiatan pengadaan barang jasa bisa dilaksanakan khususnya DAK, Frebuari akhir DAK sudah proses penayangan karena apa akhir Juni untuk pencairan tahap pertama, paling lambat 31 juni," paparnya.

Subakti menambahkan, setiap kegiatan harus dilengkapi dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK). Kedepan pengadaan barang dan jasa dilaksanakan melalui E-Katalog.

Di tahun 2017 penyerapan anggaran Pemkab Rembang memang terbilang baik dengan kisaran 95 persen. Namun yang perlu diperbaiki, yakni progres penyerapan anggaran didorong lebih awal. (RTW/AM)

No comments

Powered by Blogger.