Awas! Waspadai Akibat Fenomena Super Blue Blood Moon

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Rembang - Fenomena gerhana bulan total (Super Blue Blood Moon) diperkirakan terjadi pada rabu malam(31-01-2018).
Peristiwa gerhana bulan total ini merupakan fenomena alam yang terjadi lagi setelah 152 tahun silam.

Gerhana bulan langka ini diperkirakan akan berlangsung selama kurang lebih 77 menit dan berada pada fase purnama sekitar pukul 20.30 WIB. Proses gerhana ini akan dapat diamati dari Indonesia secara jelas melihat bulan berubah warna menjadi merah.

Gerhana bulan total dapat terlihat jelas di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan seluruh provinsi Sumatera, fase gerhana mulai (P1) dan gerhana sebagian mulai (U1) akan dapat terlihat jelas. Sebab, fenomena itu terjadi tepat di atas wilayah tersebut.

Kepala Kementrian Agama Kabupaten Rembang Ato'illah mengatakan, fenomena gerhana bulan total ini memang merupakan fenomena yang langka. Namun demikian masyarakat diharap dapat menggali hikmah dengan melaksanakan shalat gerhana.


"Untuk di Kabupaten Rembang Shalat gerhana akan difokuskan di masjid agung Rembang, yang dimulai setelah shalat isya' pukul 19.00 WIB," imbuhnya.

Menurutnya, meskipun tidak membahayakan, yang harus diwaspadai dalam fenomena ini adalah gelombang air laut yang bisa mencapai satu meter lebih.

"meski tidak berbahaya, masyarakat perlu mewaspadai gelombang laut tepi yang diperkirakan akan mengalami kenaikan hingga 140 cm," ungkapnya.

Badan Metereologi Klimatologi Geofisika (BMKG) memperkirakan pada tahun 2018 diprediksi akan terjadi lima kali gerhana. Semuanya terjadi pada bulan Januari, Februari, Juli, dan Agustus.

Selain itu, perkiraan cuaca BMKG mendapati adanya potensi hujan sedang hingga lebat sejak Senin (29-01-2018) hingga Sabtu (3-02-2018) di 21 Provinsi di Indonesia. Hal ini terjadi karena selisih tekanan udara antara darata Asia dan Australia. (RTW/AM)

No comments

Powered by Blogger.