Rumuskan Perbup, Kota Pusaka Lasem Segera Terwujud

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Rembang - Di wilayah Kabupaten Rembang setiap kecamatan mempunyai potensi peninggalan sejarah yang luar biasa serta memiliki keunggulan masing-masing. Namun khusus dikota tua Lasem terdapat banyak bangunan bersejarah, tidak hanya bangunan fisik saja tetapi juga soal akutulrasi, karena hal tersebut Pemkab Rembang ingin mewujudkan kota lasem menjadi destinasi wisata kota Pusaka.


Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto menjelaskan, Lasem selama ini bagaikan kota yang tertidur lama, menyimpan banyak potensi,   bersejarah  bahkan kalau dihubungkan sejarahnya sudah ada satu titik temu lokasi seluas 60 hektar. Pemkab ingin merumuskan bersama membangun dari hulu dan hilir supaya semua sesuai regulasi dan aturan.

"Lasem  menyimpan banyak potensi, dulu ada saudagar, pertama kali sudah ada rumah candu dan bangunan-bangunan  bersejarah lainnya, bahkan kalau dihubungkan sudah ada satu titik temu lokasi seluas 60 hektar", Ungkapnya.

Dirinya melihat betapa sedihnya ketika banyak bangunan bersejarah disana dilihat dari luar tampak tembok besar namun dari dalam hilang sejarahnya .Untuk itu Pemkab ingin menyelamatkan agar  anak cucu kita kedepan bisa melihatnya . 

“Keistimewaan Lasem tidak dimiliki semua kabupaten/kota yang mempunyai bangunan bersejarah bahkan  di kota tua Jakarta dan di Semarang itu bangunannya ada tetapi untuk mewariskan dan menjaga kehidupan alkuturasi sampai berkelanjutan tidak akan sama dikota lasem, karena di lasem ada kehidupan berkelanjutan, peninggalan dulu dan adatnya  masih terjaga”, Ujarnya.

Ia menambahkan, sesuai  visi-misi  bupati dan wakil bupati Rembang, pemkab ingin Lasem punya potensi menjadi destinasi wisata dan berharap bisa  menjadi heritage kota pusaka. Maka Pemkab  sudah merumuskan regulasi dan aturannya  menjadi perbup  yang akan menjadi pegangan  Lasem menjadi Kota Pusaka .

“Insya Allah  awal tahun depan akan menata,karena perbupnya akan rampung disusun, jangan sampai ada permasalahan .dan tumpang tindih untuk membangun. Membangun Tidak harus mengurangi  nilai sejarah se suai regulasi dan aturan”, Tandasnya

Bayu berharap kepada semua pihak yang berkompeten untuk bisa mendukung dalam pembangunannya. Agar Pemkab Rembang bisa mewujudkan cita-cita membangun Lasem menjadi destinasi wisata kota Pusaka. (rtw)

No comments

Powered by Blogger.