Pasar Baru Rembang Berkapasitas 2000 Pedagang Lebih

Lintasrembang.isknews.com, Lintas Rembang - Pembangunan pasar baru rencananya akan dimulai tahun 2019 mendatang. Tahun ini pemkab sudah memulai merancang pasar Rembang dengan anggaran yang akan digelontorkan untuk pasar Rembang sebesar Rp. 50 milyar, namun terkendala belum adanya dokumen perencanaan. Untuk itu pemkab tahun ini tengah memproses dokumen perencanaannya dengan anggaran yang tidak main- main yakni kurang lebih Rp.600 juta.



Pasar Rembang yang akan dibangun tahun 2019 mendatang akan menampung 2.040 pedagang yang sifatnya legal. Namun jika ditambah dengan adanya pedagang-pedagang tambahan yang biasanya bermunculan maka diperkirakan bisa menampung 3000 pedagang.

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz mengatakan, sebanyak 1.640 pedagang saat ini sudah menempati pasar Rembang, nantinya saat berpindah ke tempat yang baru tidak perlu membayar. Sedangkan sisa tempat di pasar yang baru akan dibahas melalui Peraturan Bupati. 

“Sebanyak 1640 pedagang yang saat ini harus kita tempatkan sesuai porsinya, yang semula di kios ya kios, yang los ya los, yang semula lesehan ya lesehan, tidak usah bayar. Kulo kepengen pasar tak pindah ora usah bayar ben ora ribut,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan disain pasar Rembang nantinya memiliki basement (lantai bawah) yang akan digunakan untuk tempat parkir kendaraan dan jualan basah seperti pedagang jangana dan sayur-sayuran. Untuk lantai satu untuk pedagang pada umumnya dan lantai dua untuk penjualan barang-barang yang bernilai tinggi.

Sedangkan bekas pasar Rembang nantinya akan dibuat Ruang Terbuka Hjau (RTH). Selain itu akan dibangun ruko-ruko yang dapat digunakan oleh perbankan, BUMN maupun showroom.

“Bekas pasar nanti kita buat Ruang Terbuka Hijau (RTH). Nanti juga kita dirikan ruko-ruko mewah untuk tempat- tempat BUMN, Perbankan, Showroom. Saya kepengen jadi Malioboro Rembang, jadi kalau di Jogja ada malioboro, di sini ada malioboro kecil Rembang,” pungkasnya

Ia berharap pasar yang baru mendatang bisa rapi tidak semrawut seperti pasar Rembang saat ini. Terkait kepindahan pedagang ke pasar yang baru diberikan secara gratis. (rtw)

No comments

Powered by Blogger.