Ombak Tinggi Sebabkan Nelayan Rembang Pulang Lebih Awal

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Rembang - Dipenghujung tahun 2017 ini Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Desa Tasikagung kecamatan kota Rembang terlihat dipadati kapal nelayan yang bersandar di sepanjang dermaga. Beberapa nelayan nampak sibuk menurunkan muatan dari lumbung kapal.


Hal tersebut dikarenakan cuaca yang buruk sehingga para nelayan lebih memilih untuk pulang lebih awal saat melaut. Mereka mereka mengambil langkah tersebut untuk menghindari resiko terjadinya musibah di tengah laut disebabkan ombak tinggi yang bisa merusak kapal.

Putra, salah satu nelayan asal Desa Pandean Kecamatan kota Rembang mengungkapkan, jika dipaksakan untuk melaut, resiko terjadinya kecelakaan laut akan lebih besar. Meskipun jumlah tangkapan belum memenuhi target awal saat berangkat.

“Ini aja belum waktunya pulang tapi sudah pada pulang karena cuaca buruk. Gelombangnya ya tinggi, sampai 3 meter. Hasil tangkapannya mepet, gak bisa dapat banyak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kali ini dirinya baru 15 hari di laut namun sudah terpaksa pulang karena ombak yang tinggi. Padahal normalnya lama waktu nelayan saat melaut selama 25 hari bahkan sampai 40 hari.

“Intinya mepet hasil tangkapannya. Malah ada yang baru berangkat beberapa hari saja sudah pulang kemarin. Mereka lebih milih merugi, karena di tengah laut sana sangat bahaya itu,” imbuhnya.

Disisi lain, Is Valen  nelayan warga Desa Tasikagung Kecamatan kota Rembang juga mengaku imbas dari cuaca buruk tersebut, mereka menjadi takut melaut. Yang dikhawatirkan stok ikan kian menipis, berpotensi terjadi kelangkaan.

“Stok jadi langka pasti harganya makin naik. Apalagi ini cantrang juga sudah mulai ditangkapi di tengah laut sana, Kalau sudah gini memang musimnya sulit,” tandasnya. (rtw)

No comments

Powered by Blogger.