Nelayan Libur, Harga Ikan Melonjak

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM, Lintas Rembang - Harga komoditas ikan laut di Kabupaten Rembang saat ini mengalami meningkat. Dari harga sebelumnya, sekarang kenaikan harga ikan mencapai dua kali lipat.


Salah satu pedagang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tasikagung Rembang Isnanto menjelaskan, kenaikan harga terjadi secara merata di seluruh varian ikan. Baik ikan kecil maupun ikan yang berukuran besar.

“Sejak nelayan mulai pulang melaut gara-gara cuaca buruk ini, kira-kira sekitar 3 hari ini. Harganya langsung naik, karena kan ikan sekarang ini sulit. Nelayannya gak ada yang melaut kok,” terangnya.

Jumiyati, pedagang ikan lainnya membenarkan kondisi naiknya harga ikan tersebut dan dirinya memprediksi kenaikan harga ikan di Kabupaten Rembang akan terus terjadi. Karena para nelayan akan mulai libur melaut sampai memasuki tahun depan.

“Ini baru awal-awal saja sudah sampai ada yang naik sampai dua kali lipat. Belum nanti kalau sudah benar-benar langka ini bisa malah lebih banyak lagi kenaikan harganya. Apalagi Rembang ini didominasi nelayan cantrang, 2018 mereka sudah tidak lagi melaut. Stok ikan pasti langka, harganya pasti jauh lebih mahal,” katanya.

Berdasarkan pantauan di TPI Tasikagung Rembang, harga ikan tungkul dari yang semula Rp 7 ribu kini menjadi Rp 15 ribu per kilogram. Ikan demang dari yang semula Rp 4 ribu menjadi Rp 7 ribu per kilogram. Ikan tengiri Rp 20 ribu menjadi Rp 35 ribu dan ikan balak dari yang 7 ribu sekarang Rp 8 ribu.

“Bukan hanya satu dua ikan saja, tapi semuanya ikan naik sekarang. Termasuk ikan sisa-sisa yang rusak itu, yang biasanya dibuat olahan pabrik itu juga naik. Semuanya naik sekarang," jelasnya.

Kenaikan harga ini sangat berpengaruh pada pendapatan para penjual ikan. Dirinya berharap agar harga ikan dapat kembali stabil supaya para konsumen juga tidak keberatan dalam membeli ikan.

"Ya harapannya harga yang normal-normal saja karena kalau terlalu tinggi seperti ini juga pembelinya menurun,” pungkasnya. (rtw)

No comments

Powered by Blogger.