Magersari Resmi Menjadi Kelurahan Ramah Anak Berhadapan Hukum

Lintasrembang.isknews.com, Lintas Rembang - Deklarasi ramah ABH yang digagas Forum Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kelurahan Magersari dilaksanakan di lahan kosong depan kantor Kelurahan setempat, Minggu (19/11/2017). Dan Kelurahan Magersari saat ini resmi menjadi Kelurahan yang ramah Anak Berhadapan Hukum.

lintasrembang.isknews.com


Ketua Panitia Deklarasi Ahmad Rifan mengatakan, deklarasi ramah anak berhadapan hukum (ABH) tematik  yang di lakukan masyarakat ini tentunya akan berimbas baik kepada anak. Terlebih nantinya kegiatan ini bisa mengembalikan khittoh anak anak kepada aktivitas zaman dahulu kala.

"Kegiatan menggambar, benyanyi, berkomunikasi dengan rekannya dan lainnya tentunya akan bisa mengembalikan anak anak pada aktivitas masa lalu," ungkapnya.

Iapun mengakui handphone juga dapat membawa dampak buruk bagi anak. Namun demikian, disisi lain HP juga bisa menumbuhkembangkan kreativitas anak di masa modern seperti sekarang.

"Harapanya kegiatan ini bisa melindungi anak dari hal hal negatif yang ada di masyarakat. Apalagi saat ini perkembangan teknologi sedemikian cepat. Sehingga dapat mempengaruhi pola dan perilaku anak. Untuk itu perlu antisipasi agar kemajuan ini tidak berdampak negatif bagi anak tapi juga melek teknologi dan norma serta peraturan agar anak bisa terjaga dari kenakalan yang mengarah pada pelanggaran hukum. Dan harapannya bisa bahagia melewati masa anak anaknya," harapnya. 

Bupati Rembang H Abdul Hafidz yang datang dalam kesempatan itu memberikan apresiasi atas inisiasi Kelurahan Magersari yang berani medeklarasikan kelurahan ramah anak berhadapan dengan hukum . Ini terobosan untuk menjaga kualitas generasi penerus agar pembangunan bangsa kedepan  lebih baik.

"Deklarasi ramah anak berhadapan hukum tematik oleh masyarakat Kelurahan Magersari ini satu -satunya kelurahan desa di Kabupaten Rembang  bahkan ditingkat Jawa Tengah maupun di Indonesia ini yang baru mendeklarasikan .Ini merupakan terobosan -terobosan yang baik untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih baik," ungkapnya.

Menurut Bupati di era kemajuan teknologi ini peran orang tua harus lebih ditingkatkan terutama maraknya penggunaan handphone dikalangan anak anak. Sehingga pengaruh baik dan buruk pun selalu menghinggapi kalangan anak anak.

"Penggunaan HP ini bisa membawa pengaruh baik ataupun buruk. Maka dengan kondisi sedemikian rupa, para orang tua harus peka dan harus mengawasi putra putrinya di manapun berada," tandasnya. (rtw)

No comments

Powered by Blogger.