Buka Kejurda, Ratusan Pesilat Diminta Tidak Sia-siakan Kesempatan

LINTASREMBANG.ISKNEWS.COM,  Lintas Rembang - Secara resmi Kejuaraan Daerah (Kejurda) II Tapak Suci tingkat Kabupaten Rembang dibuka oleh Bupati Rembang H. Abdul Hafidz di pendapa Museum RA.Kartini, Rabu (27/12/2017). Dalam kesempatan itu Bupati meminta sejumlah pesilat untuk menunjukkan kemampuan atau jurusnya di depan podium.

Alhasil enam pesilat tapak suci mulai kelas SD pun memberanikan diri untuk saling beradu jurus di depan orang nomor satu di Rembang itu. Aksi mereka pun mendapat tepuk tangan dari para tamu undangan, Bupati dan ratusan pesilat.


Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, dalam kehidupan tidak bisa ditentukan dengan satu prestasi, namun prestasi bisa mempengaruhi kehidupan. Tidak menutup kemungkinan hanya dengan juara pencak silat bisa menjadi orang yang berpengaruh di daerah.

"Tidak bisa ditentukan dengan satu prestasi, tapi prestasi bisa mempengaruhi kehidupan,
tidak menutupi kemungkinan gara-gara juara silat bisa menjadi Bupati, bisa menjadi Gubernur dan orang penting lainnya," tuturnya

Ia juga berharap untuk tidak mensia-siakan kegiatan seperti ini. Karena sebuah kejuaraan bukan hanya untuk kepentingan pribadi melainkan juga dapat memberi pengaruh bagi orang lain.

"Jangan sia-siakan kegiatan ini. Kita ingin yang namanya kejuaraan ini bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi, tapi bisa membawa pengaruh kepada kabupaten maupun orang lain," jelasnya.

Tak hanya itu saja, Bupati juga memberikan motivasi tinggi kepada ratusan pesilat. Salah satunya akan memperhatikan mereka yang juara dalam kerjuda kali ini.

"Nanti yang juara satu akan kami perhatikan, di semua tingkatan baik SD,SMP dan SMA. Nanti bisa saja kita bebaskan biaya sekolahnya atau bisa juga berupa uang pembinaan, nilainya tidak usah ditanyakan. Siapa tau nanti juga bisa kuliah gratis, karena kami punya program bagi warga tidak mampu namun berprestasi secara akademis, sudah 39 orang kita biayai kuliah bahkan biaya hidupnya."

Lebih lanjut Bupati juga meminta KONI Rembang bisa memperhatikan atau mencari bibit- bibit atlit cabang pencak silat di luar KONI. ia yakin keberadaan pesilat- pesilat di luar juga berpotensi.

"Kami yakin mereka- mereka yang diluar seperti di tapak suci ini memiliki potensi. Tidak ada rekayasa," tandasnya. (rtw)

No comments

Powered by Blogger.