Disandra Di Papua, Lima Warga Rembang Berhasil Diselamatkan

(Lintas Rembang) - Terdapat lima warga Kabupaten Rembang, asal Kecamatan Pancur mengalami penyanderaan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Desa Banti, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua. Namun saat ini, kelima korban asal Rembang berserta korban lain berhasil diselamatkan oleh aparat setempat. 


Kelima korban tersebut diantaranya Ngarjani (53) Rt 01 RW 1, Ngadirin (40) Rt 02 Rw 01, Wiji Utomo (32) Rt 02 Rw 01 dan, Hendra Budi Alisangkar (20) Rt 03 Rw 01. Keempatnya merupakan warga Desa Pohlandak. Sedangkan Hendri Wiyono warga Desa Gemblengmulyo.

Camat Pancur Suharto menjelaskan, informasi tersebut didapat dari keterangan Kepala desa Pohlandak, yang mengabarkan ada 5 warganya yang tersandera. Namun demikian, para korban saat ini sudah berhasil diamankan oleh aparat bersama sandera lain. 

"Saat ini, mereka sudah diamankan bersama komunitas warga asal pulau Jawa yang menetap di Papua, dalam keadaan sehat," terangnya.

Suharto menambahkan, kelima warga yang sempat menjadi sandera itu, awalnya memang sudah menetap di Papua sejak tahun 2004 silam. Dan mereka bekerja di tambang manual milik masyarakat, atau sebagai pendulang emas di sungai.

Selain warga Kabupaten Rembang, juga ada warga asal Kabupaten Demak yang sempat ikut tersandera oleh kelompok bersenjata. Dimungkinkan, proses pemulangan akan dilakukan secara bersama-sama

Namun demikian sejauh ini belum ada informasi soal pemulangan kelimanya. Apakah kelima korban itu dipulangkan langsung ke Rembang, atau harus menunggu sampai suasana kondusif.

" Yang bersangkutan akan langsung dipulangkan ke Rembang atau diharuskan mengikuti prosedur dari pihak berwajib terlebih dahulu kita belum tau" kata Camat Pancur,"tandasnya. (rtw)

No comments

Powered by Blogger.